Places: Little Venice, Puncak

Sunday, November 23, 2014


Melanjutkan blog series waktu short getaway ke Puncak beberapa waktu lalu, pada hari kedua kami menyempatkan diri mampir ke Little Venice. Awalnya saya tau tentang tempat ini karena sempat browsing tempat-tempat tujuan di Puncak. Memang sih agak kurang update hasil browsingnya, artikel yang saya temukan tentang Little Venice ini ditulis sekitar tahun 2011-2012 lalu, tapi dari namanya aja (little venice) saya udah tertarik. Dan dari cerita yang saya baca katanya di Little Venice bisa naik gondola ala di Venisia, saya akhirnya mengusulkan untuk mampir kesini dalam perjalanan pulang kami ke Jakarta.

Tempatnya sendiri ternyata terletak di dalam kompleks Kota Bunga Puncak. Setelah sempat nyasar sedikit akhirnya kami sampai juga ke Little Venice. Memang dari jauh sih udah keliatan gerbang yang besar dan megah, tapi kok seperti udah gak terurus yah. Perasaan saya mulai gak enak nih. Jangan-jangan tempatnya mengecewakan.

Bener kan.



Tempatnya sekarang udah nggak terurus. Keliatan banget dari luar kalau sekarang tempat ini cuma dikelola seadanya aja. Berhubung udah terlanjur sampai disini, daripada buang waktu percuma udah kelamaan nyari jalan ke Little Venice ini, akhirnya kita memutuskan untuk masuk aja walaupun dari gerbang udah gak yakin di dalam bakal bagus tempatnya. Mana lagi rame banget pula karena pas barengan rombongan anak sekolah pada piknik dan bikin acara semacam games di dalam.
Tiket masuk Rp 20.000,- (rada mahal sih untuk tempat yang nggak seberapa ini). Pas masuk ke dalam, jeng jeng jeng.... Langsung ngerasa rugi besar udah keluar duit empat puluh ribu ;p Saya sih ngeliatnya dulu tempat ini pasti bagus seperti yang saya baca di blog-blog lain, tapi sekarang tempatnya kaya mati suri.

 


Jadi yang namanya Little Venice ini seperti sebuah area permainan kecil yang menghadap ke danau buatan. Kayanya awalnya memang ditujukan untuk tempat rekreasi bagi yang tinggal di Kompleks Kota Bunga, tapi tempat ini dibuka juga untuk umum. 

Areanya sendiri tidak begitu besar, dan di dalam areanya ada gedung-gedung buatan dengan kanal kecil di tengahnya yang ceritanya ala gedung-gedung di Venice, Italy gitu. Dulunya mungkin bangunan gedung ini diisi oleh toko souvenir atau restoran kecil, sementara sekarang bangunan ini hanya gedung kosong tidak berisi yang bagian luarnya pun terlihat sudah tidak terawat.



Di depan gedung-gedung ini juga ada arena kecil untuk permainan semacam go kart untuk anak kecil, permainan balon air raksasa (yang kita duduk di dalam balon raksasa lalu balon tersebut dibiarkan mengambang di danau), tapi semua permainan itu sepi nggak ada yang main sama sekali. 

Yang masih sedikit ramai Cuma penyewaan perahu untuk menyusuri danau buatan. Pemandangan di sekitarnya sih lumayan lah tapi karena nggak ditata dengan baik jadinya tetep kurang sedap dipandang mata.  

Karena nggak ada resto atau cafe atau tempat dimana kita bisa duduk sambil ngemil, akhirnya kita berdua mati gaya di dalem Little Venice. Cuma liat-liat sebentar trus udah gak tau mau ngapain. Mana tempatnya kecil bener, kayanya harusnya cuma bayar 8000 kalau tempatnya sekecil ini hehe #emakemakperhitungan.



Danaunya airnya kotor dan coklat, mau duduk-duduk pinggir danau juga nggak bisa karena nggak ada tempat duduk. Masih bisa sewa gondola sih tapi udah males duluan ngebayangin musti naik gondola di kanal buatan yang jaraknya pendek banget, jalurnya juga cuma menyusuri dinding kota mati, plus airnya kotor coklat pula. Males deh...

Setelah cuma foto-foto sebentar kita akhirnya langsung keluar lagi karena emang bener-bener nggak ada yang bisa dinikmatin di dalam. Kayanya kita menghabiskan waktu gak lebih dari 15 menit doang di Little Venice. Kapok kesini lagi, dan saya juga nggak merekomendasikan tempat ini (kecuali kalau di masa datang tempat ini diperbaiki kembali).

 

 

Jadi daripada udah jauh-jauh nyari Little Venice trus kecewa mending ga usah kesini deh kalau ke Puncak. Akibat poor maintenance tempat yang dulunya bagus sekarang udah nggak layak visit lagi. Padahal sebenarnya tempat ini punya banyak potensi loh. 

Kelihatan kan dari foto-foto nya kalau tempat ini sebenarnya punya spot-spot yang menarik, jadi sebenernya sayang banget deh ini tempat nggak dikelola dengan baik secara konstan.  Saya dan hubby sengaja nggak memotret tempat-tempat yang terlihat udah jelek, karena kita memang sengaja mau kasih liat bahwa tempat ini sebenarnya penuh potensi untuk dikembangkan kembali. 


Anyway, saran saya kalau ada rencana atau lagi berada di daerah Puncak daripada jauh-jauh ke Little Venice mending ke kebun teh aja ;) - Kecuali kalau Little Venice ini sudah diperbaiki sehingga bisa kembali jaya lagi.



Alright, next post kita bahas makanan lagi yah ^o^ 
Karena setelah dari Little Venice ini saya dan hubby K sengaja mampir makan siang di salah satu tempat legendaris Puncak lainnya yaitu Puncak Pass Resto!



 Dapat salam dari saya dan patung singa ^_^


Cheers,

No comments:

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS