July 11, 2014

Indonesia's Presidential Election Day

Done voting!
Bismillah.. Let's hope for a better Indonesia!

July 2, 2014

Restaurant Review : Cimory Riverside, Puncak

Selamat berpuasa ya teman-teman... Semoga puasa kita tahun ini lancar dan penuh berkah, Amien.. 

Jadi ceritanya beberapa minggu lalu sebelum puasa saya dan si mas boy suami kesayangan pergi liburan singkat gegara sang suami lagi penat dan butuh hiburan katanya. Yo wes, browsing sana-sini lalu akhirnya memutuskan untuk liburan ke Puncak aja yang deket dan cepet. Lagipula udah lama juga kita nggak ke Puncak.

Hotel pun di-booking, itinerary dibikin, dan packing pun siap. Berangkatlah kita berdua sajo (anggep aja honeymoon ketiga hehe). Setelah pilah-pilih dan bandingin hotel sana-sini akhirnya kita fixed booking di Novus Giri Resort. Kita berangkat early in the morning, dan sebelum ke hotel kita rencana breakfast dulu di sekitaran Puncak. Pilihan pun jatuh pada Cimory Riverside. 


Jadi Cimory Riverside ini beda dengan Cimory yang sudah lebih dulu ada di Puncak. Kalau yang ini letaknya di sebelah kanan kalau kita dari arah Jakarta. Sementara Cimory yang satunya lagi (yang lebih dulu berdiri namanya Cimory Mountain View dan letaknya ada di sebelah kiri kalau kita dari arah Jakarta).

Sesuai namanya, Cimory yang ini punya view sungai karena letaknya memang deket banget alias bersebelahan sama sungai deras dengan batu-batuan kali yang cantik. Sementara Cimory yang satunya lagi, sesuai namanya dia punya view pegunungan yang ciamik lengkap dengan kandang sapi segala kalau nggak salah (saya belum pernah kesana sih hehe).

Anyway, karena waktu itu hari kerja dan kami sampai disana pagi-pagi sekitar jam 9-an, maka tempatnya masih sepi banget. Cuma ada beberapa pengunjung aja, jadi kami pun bisa menikmati suasana tanpa terganggu hiruk-pikuk dan hingar-bingar pengunjung lain (karena biasanya resto Cimory ini super duper ramai oleh pengunjung ;p).

Saya yang baru pertama kali kesana langsung jatuh cinta sama pemandangan riverside nya.. Alhamdulillah nikmat banget bisa menikmati kopi dan sarapan di sebelah taman dan sungai yang cantik seperti ini :


Bagus yah pemandangan dari meja saya. Karena sepi jadi bagian teras luar masih kosong nih jadi saya langsung ambil duduk disitu. Resto ini besar banget, bisa menampung ratusan orang deh, banyak banget mejanya. Ada yang di teras luar seperti tempat saya duduk, ada yang di bagian dalam, ada juga di tingkat dua. Bahkan ada juga meja piknik di gazebo di bagian bawah. Asli luas bangettt...

Ini saya kasih lihat foto-fotonya aja ya biar jelas seberapa luas ruangan dan banyaknya meja/tempat duduk yang tersedia di restoran ini ;)

(itu ada tingkat dua-nya)
(bagian teras luar dan area makan lainnya tepat di bawah teras)
(teras luar terletak di paling belakang restoran)
(bagian dalam restoran, memanjang sampai ke ujung sana tuh ;p)

View-nya yang keren, udaranya yang seger banget, kopi yang sedap sambil lihat ijo royo-royo di taman bawah sambil dengerin gemericik air sungai, bikin fresh otak dan badan ;)

Untuk makanannya berhubung saat itu masih pagi jadi saya dan K cuma pesen breakfast aja, tapi untuk pilihan menu makanan berat lainnya lumayan lengkap dan banyak pilihan kok. Ada pilihan makanan model barat dan ada makanan Indonesia juga. Untuk kudapan dan pilihan minumnya juga lumayan banyak pilihan. 


Pagi itu kami memesan yang ringan-ringan aja. Saya pesan Zuppa Soup karena udah lama banget gak makan itu hehe Dulu jaman kuliah di Bandung kalau makan malam diluar pasti seringnya pesen Zuppa Soup soalnya Bandung kan dingin jadi kalau makan sup panas Zuppa itu enak banget di badan ;p 

Saya juga pesen secangkir hot cappuccino. Cantik banget penampakannya pas dianterin sama mas waiter-nya. Kalau hubby K pesen yang berbau karbo hehe Saya lupa namanya apa tapi yang pasti ini satu set sosis besar panjang (semacam bratwurst) lengkap dengan potato wedges dan mini coleslaw salad.


Dari penampakannya cantik-cantik ya penataan sajiannya. Itu gula sachet-nya gemes banget pengen ogut bawa pulang secara itu motif sapi item-putih gituuuu...! #PalingGakTahanLihatMotifSapiHitamPutih

Pelayanannya juga oke. Makanan dateng ga terlalu lama (mungkin karena faktor sepi juga kali ya hehe). Overall sih puas banget makan di Cimory Riverside. Kalau bawa anak kecil juga lumayan bisa diajak jalan-jalan ke bawah lihat sungai dan menyusuri taman. Ada juga mainan anak yang disediakan di bawah. 

Di Cimory Riverside juga tersedia musholla yang keliatannya bersih dan nyaman. Trus di sebelah resto-nya juga ada toko coklat yang namanya ChocoMory. Semacam toko oleh-oleh gitu laah.. Tadinya saya pengen mampir beli coklat dan susu tapi kata hubby K nanti aja pas pulangnya. Yaudah ga jadi beli deh. Eh taunya pas pulangnya kita kena macet arus turun dan itu yang namanya Cimory Riverside membludak sampe parkirannya keluar-luar gitu. Yah ga jadi deh, males bener lihat ramenya. Kayanya orang-orang pada mampir sambil nungguin macet. Jadi ya udah lah ya, babay aja deh coklat-coklat manisss... huhuhuu...

(more seating area di bagian bawah)
(childrens playground)
(jalan menuju ke bawah)
(Cimory Resto dilihat dari arah bawah / sungai)
(numpang selfie sambil menikmati sungai dari dekat)

Dan ini toko coklat / oleh2 Chocomory nya:


Recommended banget kalau ke Puncak makan disini. Tapi kalau bisa hindari rush hour seperti saat jam makan siang. Enaknya datang lebih pagi untuk sarapan atau datang sebelum jam 11.30 atau agak sore sekalian. Tapi walaupun penuh sih kayanya pasti dapat tempat duduk karena seats-nya banyak bangettt hehe Cuma mungkin kurang bisa enjoy suasananya aja kalau terlalu ramai ;)

Next time ke Puncak saya mau deh kesini lagi pagi-pagi. Sekalian niat mau beli coklat dan susu di toko Chocomory nya yang belum kesampaian hihihi .. Oya, saya juga pengen cobain resto Cimory yang satunya lagi tuh yang Cimory Mountainside ;) Ada yang udah pernah kesana?


PS: Saya juga bikin post outfit diary di blog saya yang satu lagi >> TWO THOUSAND THINGS << kali aja ada yang mau baca hehe :D

Nantikan post saya yang akan datang yah, tentang review Novus Giri Resort dan juga review beberapa destination place di Puncak ;p


See you on my next post!

Cheers,

June 23, 2014

Hotel Review: The Papandayan, Bandung

Beberapa waktu lalu saya dapat kesempatan untuk menginap di Hotel Papandayan karena kebetulan ada saudara suami yang menikah di ballroom hotel-nya. Kami sekeluarga berangkat dari Jakarta dan langsung check-in di Papandayan hotel.

Lokasi hotel ini terletak di tengah kota, tepatnya di Jl. Gatot Subroto no.83. Lumayan strategis terutama untuk business trip. Hotel Papandayan ini sebenarnya termasuk hotel lama yang sudah berdiri sejak beberapa tahun silam, namun hotel ini sekarang sudah direnovasi total dan kamar-kamar nya sudah modern dengan fasilitas yang juga up-to-date. Hotelnya sendiri adalah hotel bintang lima jadi tidak perlu diragukan lagi service serta fasilitasnya.

(photo source)

Waktu itu saya menginap di Classic Room with double bed. Classic room ini ada yang twin bed juga, dan setiap kamar di Papandayan kalau nggak salah ada pilihan "Smoking" dan "Non-Smoking room". 

Waktu itu saya mendapatkan kamar yang Non-Smoking (kalau nggak salah ada denda-nya lho kalau merokok di kamar non-smoking ;p). Waktu pertama masuk ke kamarnya saya happy banget soalnya kamarnya bagus banget dan berhubung baru direnovasi jadi masih kerasa "baru" nya hehe.. Tampilannya kalem, hangat, dan modern. Suka bangett ;)

Yang paling bikin suka sih karena kamar mandinya ada kaca tembus pandang ke kamar hehe Sepertinya model begini lagi trend ya di kalangan perhotelan. Enak sih soalnya kamar mandinya jadi nggak terasa terlalu tertutup dan sumpek. Kaya gini nih kamarnya:

(photo source)

Kamarnya luas dan sangat nyaman. Fasilitasnya lengkap, mulai dari tv cable, kulkas, safe box, meja + kursi, sofa, bath robes, hairdryer, etc.. Juga tersedia Free Wi-Fi dan air mineral botol gratis, waktu itu sih saya juga dapat buah-buahan complimentary. Lumayan dapet apel dan pear ;)

(mejeng di kamar)

Kamar saya menghadap ke jalan raya bagian depan hotel tapi suara berisiknya nggak terdengar di kamar jadi nggak mengganggu waktu istirahat. Jendela nya lebar-lebar (saya suka!) dan bisa dibuka. Oya, di depan hotel ada Circle-K, waktu malam-malam saya kelaparan saya dan suami nyebrang buat beli popmie dan masak di hotel pakai pemanas air yang disediakan di meja kamar ;p

Untuk breakfast pilihan menu-nya lumayan banyak. Seperti biasa, modelnya buffet, bisa pilih makan di dalam atau diluar. Pilihan makanan antara lain ada bubur ayam, nasi goreng, roti-rotian, cereal, sosis dan teman-temannya, aneka telur masak, sampai colenak dan cotton candy juga ada ;)

Untuk fasilitas hotelnya sendiri banyak yang bisa diacungi jempol. Kolam renangnya walaupun tidak terlalu luas tapi lumayan untuk olahraga beberapa laps, dan spa nya patut diacungi jempol. Untuk anak kecil juga ada kegiatan di taman belakang yang asri seperti misalnya aktifitas memberi makan ikan atau "bird release" alias melepaskan burung ke udara.

Area kolam renang (photo source)
Area garden (photo source)
Area lobby (photo source)

Rate untuk kamar classic double / twin bed seperti kamar saya adalah sekitar 1 juta s/d 2 juta-an rupiah (tergantung tanggal menginap dan jenis kamar Smoking atau Non-Smoking). Tapi dengan potongan diskon harganya jadi sekitar Rp 850.000 s/d 1 juta-an. Untuk diskon bisa didapat di website seperti Agoda.com, Booking.com, maupun di website resmi The Papandayan Hotel nya sendiri.

Selain penawaran diskon di website Papandayan Hotel yang lumayan menggiurkan, tadi saya juga menemukan penawaran di Living Social seharga Rp 899.000 only - untuk kamar Premiere Room + Breakfast for 2 ! Buruan aja klik link Living Social sebelum penawarannya habis. Lumayan tuh buat yang mau cobain hotel bintang lima ^o^

Overall, puas banget sama kamar, service, fasilitas, dan kenyamanan kamar di Hotel Papandayan ini. Buat yang tinggal di Bandung dan mau ngerayain wedding disini juga oke. Ballroom nya luas dan bagus. Kemarin saudara saya yang nikah disini dekornya bagus banget dan pakai catering hotel, makanannya enak-enak semua ;)

(Ballroom hotel)

Segitu dulu reviewnya ya. Kapan-kapan sih saya mau lagi nginep disini kalau ada kesempatan hehehe


Cheers,
 
Photo source: Agoda, Booking, The Papandayan

June 19, 2014

Breakfast Station

Dulu waktu awal-awal pindahan yang paling duluan rapih adalah area storage untuk printilan breakfast! hahaha... Soalnya saya itu tipe yang suka nyetok (stok) segala macam kopi-kopian, teh, dan berbagai macam minuman dalam sachet ;p

Jadi mau nggak mau stok yang seabreg itu musti ditempatin segera biar nggak berantakan dimana-mana. Lagipula, tiap pagi kan saya musti ngopi, jadi area kopi itu penting banget buat rapih duluan biar kalau pagi saya mau ngopi gampang, gak usah pake ribet nyari-nyari kopi di kardus dulu hehe


Biasanya dari semua stok yang saya punya, saya nggak buka semuanya sekaligus. Palingan saya cuma buka beberapa box aja. Kalau di foto atas ada beberapa macam merk dan varian kopi maklumin yah, itu karena saya emang bosenan, jadi saya senang kalau punya/ada pilihan. Jadi misalkan pagi ini saya lagi kepengen minum kopi A, trus pas sore saya tiba-tiba kepengen minum kopi B yang lebih ringan, kan enak kalau punya banyak pilihan hehe...

Biasanya saya hanya buka beberapa dus aja, pokoknya sampai wadah ungu diatas udah ga muat dijejelin kopi. Sisanya saya simpen di lemari ;)

Wadah kopi ungu ceria ini saya taruh tepat di atas dispenser. Berhubung dispenser saya itu yang model galon di bawah (lihat post ini) jadi bagian atasnya rata dan memungkinkan untuk tempat naro barang alias tempat buat naro si wadah kopi-kopian ini.

Di atas dispenser ada semacam rak, dan rak tersebut saya manfaatkan untuk breakfast station kami seperti di bawah ini ;)


Ada Nutella, Skippy, Selai coklat rasa tiramisu (enak loh ini, nemu di Lotte Hypermart). 
Trus juga ada meijses (gitu bukan sih nulisnya?), sereal cornflakes sama sereal fruitloops (kesukaankuh!). Biasanya roti nya juga ditaro disini, tapi kayanya pas foto ini pas roti lagi abis deh ;p

Nah di blakang botol sereal dan selai itu ada tempat penyimpanan berbagai macam teh dan botol kopi Nescafe + creamer nya. Nanti kapan-kapan saya fotoin deh koleksi teh saya yang amburadul saking banyaknya gara-gara gak sadar terus-terusan beli padahal stok masih numpuk (heddeeehhh...)

Oya, di belakang itu selain terkumpul koleksi teh juga ada koleksi gula sayah hehehe 
Aneh yak, koleksi gula? 
Soalnya gulaku itu packaging nya lucu-lucu siihhh, dan saya emang banci packaging, sering banget beli sesuatu cuma karena packaging nya bagus/lucu/imut/unik (-_-)


Tuh lucu-lucu kaan? Itu gula semua loh hehe Ada yang modelnya sachetan, ada juga yang langsung tuang seperti biasa. Lama kelamaan saya jadi koleksi gulaku nih emang, tiap ada design baru langsung beli. Kebetulan gula emang cepet abis sih kalo di tempat saya, seneng yang manis-manis soalnya ;)

Nih detilnya untuk kemasan Gulaku yang lucu-lucu itu :
Edisi Bali / Legong

Edisi rumah (kalau saya bilangnya ini edisi Parisian hehe)

Edisi Hello Kitty dan close-up edisi rumah/Parisian


Dan ini beberapa edisi terbaru versi Hello Kitty dari Gulaku:

Imut banget yaah? :D

Anyway, sehubungan dengan breakfast, biasanya saya cuma ngopi sama ngemil roti. Rotinya bisa roti sobek, roti tawar dikasih selai atau meises, atau roti beli dari bakery di mall ;) 

Kadang bisa juga sarapannya ngopi + semangkuk cereal. Atau kadang suka nyobain yang lain juga kalo lagi bosen (kan saya udah bilang saya orangnya bosenan hehe). Misalnya nyobain oatmeal atau bikin salad buah pake buah potong disiram mayonnaise dan/atau salad dressing dingin. 


Tipikal brekkie saya :
Nyobain oatmeal instant yang udah ada potongan berries nya. 
Mmm... gak sukaaa bangettt ternyataaa uhuhu.. Contoh brekkie yang gagal ;p


Salah satu video yang saya bikin buat instagram. 
Ini salah satu brekkie yang berhasil ;)



Begitulah random post saya hari ini. Semoga post berikutnya nggak begitu random yah ^_^


Adios Chicas!

June 10, 2014

Hotel Review: Lembah Bougenville Resort - Lembang

Bulan January lalu kebetulan ada family holiday bersama keluarga besar suami saya. Berhubung keluarga besar suami semuanya tinggal di Bandung jadi kita akhirnya memilih tempat rekreasi di sekitaran Bandung aja supaya lebih dekat. Pilihan kemudian jatuh ke area Lembang.

Di Lembang banyak sekali villa / hotel / resort yang ditawarkan dengan beragam range harga dan fasilitas. Berdasarkan referensi dari salah satu tante yang tinggal di Bandung (dan setelah browsing-browsing lokasi, foto, dll) akhirnya saya pun mem-booking villa di Lembah Bougenville Resort yang terletak di salah satu puncak bukit Maribaya Lembang.

Lembah Bougenville Resort ini lebih tepatnya terletak di desa Cibodas, daerah perbukitan Maribaya. Menurut website-nya, resort ini dikelilingi oleh gunung Bukit Tunggul, Taman Hutan Raya Ir. H. Juanda dan menghadap ke arah gunung Tangkuban Perahu. Untuk menuju kesana memang harus melalui rute yang lumayan panjang dan cukup berliku, melewati hutan wisata Lembang (hutan raya Ir. H. Juanda) dan menyusuri desa-desa kecil dulu baru akhirnya sampai ke lokasi Lembah Bougenville.

Tapi rute panjang berliku tersebut langsung terbayar ketika melihat hamparan lapangan hijau di Bougenville Resort ini. Mana pas kita datang tuh pas hujan baru selesai, jadi suasananya romantis banget (#ehm). 


Di Lembah Bougenville Resort ada beberapa jenis villa dan kamar yang ditawarkan. Berhubung ini untuk keluarga besar jadi kita ambil villa yang paling besar yaitu Villa Rexi. Lokasi villa Rexi ini tepat di sebelah pintu masuk resort dan menghadap ke area playground hijau luas dengan rimbun pepohonan jauh di seberang. Di samping villa Rexi ini juga ada lapangan hijau yang cukup banget buat para pria / anak-anak main bola / badminton, dll. Jadi seperti punya lapangan pribadi sendiri ;)

Villa Rexi sendiri berupa bangunan kayu bertingkat dua dengan 1 kamar tidur di bawah, 3 kamar tidur diatas, dan 2 tambahan kamar tidur kecil di bagian belakang yang pintu masuknya terpisah dengan bangunan utama. Jadi total jendral ada 6 kamar. Di brosurnya sih bilangnya cukup untuk 12 orang, tapi dengan tambahan extra bed atau sleeping bag bawa dari rumah sih masih bisa cukup untuk akomodasi sampai 18 orang, karena waktu itu ruang tengah yang cukup luas juga dipake tidur sama 2-3 orang saudara laki-laki dengan menggunakan sleeping bag.


Untuk harganya, barusan saya ceki-ceki di website-nya sekarang Villa Rexi rate-nya Rp.2.000.000 untuk hari biasa dan Rp.2.500.000 untuk weekend.

Karena bentuknya villa jadi sudah lengkap dengan dapur dan peralatannya. Kita bisa masak sendiri atau pesan dari resort juga bisa. Di bagian samping villa Rexi juga sudah tersedia meja panjang untuk makan satu grup hehe Jadi asik rasanya kumpul rame-rame di meja panjang gitu untuk makan bareng. Sayangnya waktu kita makan di meja outdoor tersebut langsung diserbu semut huhuhu 



Untuk fasilitas resortnya sendiri lumayan oke menurut saya. Landscape-nya rapih dan terjaga banget, view-nya baguusss karena bisa lihat pegunungan di kanan-kiri. Ada sarana bermain untuk anak segala usia, juga lapangan hijau luas kalau mau main bola atau olahraga. Pagi-pagi saya lihat banyak tamu resort yang keluar untuk olahraga di lapangan hijau. Oya, ada juga jalan setapak dengan bebatuan khusus untuk yang mau refleksi alami, jadi jalan di atas batu dengan telapak kaki telanjang buat refleksi kaki. Udaranya juga seger banget dan yang pasti duingiiiiiinnnn beneerrrr kalo malem, isshhh...

Pertama saya pikir area resort-nya tuh emang cuma segitu doang eh ternyata pas pagi-paginya kita explore lebih jauh ternyata ini resortnya masih luasss bangettt ke bawah. Jadi dia modelnya turun ke bawah gitu, semua villa/kamar ada di atas, sementara di bawah ada beberapa tempat aktifitas seperti kolam ikan besar (saya lupa bisa mancing atau nggak ya disini), ada kandang burung besar dan luas, bahkan ada flying fox segala. Yang nggak ada hanya kolam renang, but then again, siapa juga yang mau berenang dingin-dingin gitu.. Brrr... bisa mati beku deh kalau saya. Eh kecuali kalau kolam renangnya isi air panas yah hehe


Saya suka banget suasananya yang rimbun banget. Banyak pohon aneka rupa, rumput hijau, rute keliling resort yang dikelilingi pohon-pohon tinggi lebat seperti berasa di hutan, ditambah banyak spot bangku-bangku untuk duduk disana-sini. Kayanya enak banget gitu duduk-duduk di salah satu seating area di tengah rimbun pohon sambil ngupi-ngupi ;)

Setelah dipikir-pikir kayanya saya memang lebih senang ke gunung/hutan dibanding ke pantai deh. Buat saya view pegunungan/hutan itu asik banget, saya bisa ber jam-jam menatap gunung di kejauhan atau menikmati rimbun pohon-pohon tinggi besar. Semakin mirip hutan saya semakin suka. Mungkin saya keturunan Tarzan? (O_O)


Puas jalan kaki meng-explore hotel sambil menghirup udara segar, kita pun kembali ke resort untuk sarapan (dan saya melanjutkan kopi saya ;p). Enak deh duduk-duduk di teras sambil menikmati pemandangan. Bener-bener refreshing lihat yang hijau-hijau segar dengan background birunya gunung dan putihnya awan di kejauhan. 

Udaranya juga sejuk banget. Jangan lupa siapin jaket tebel sama kaus kaki karena kalau malem dinginnya minta ampuuun (padahal saya dulu 5 tahun tinggal di Bandung dan udah biasa dingin tapi masih kedinginan ajee...huhuhu).

Ngopi dulu kitaaa...:)
View dari teras villa

Overall, saya recommend Lembah Bougenville Resort buat kalian yang ingin refreshing sejenak. Tempatnya jauh dari bisingnya kota Bandung/Lembang jadi tentram banget kalau stay disini ;) Di depan gerbang juga ada beberapa stand sayuran dan buah-buahan segar (biasanya ibuk-ibuk paling demen nih kalo ada beginian), jadi sebelum pulang ke rumah bisa belanja sayuran segar dulu hehe Atau beli buat dimasak di villa. 

Selain Villa Rexi juga ada villa lainnya seperti Villa Audrey, Villa Ruska, dll. Ada yang berbentuk villa dengan ruang tengah, dll - dan ada juga yang hanya berupa kamar saja. Juga ada barak semacam assembly hall yang sepertinya bisa disewa. Untuk detil lebih lengkapnya bisa dilihat di websitenya INI.

Seperti yang saya bilang diatas, kalau bawa anak kecil cocok banget kesini karena ada berbagai macam fasilitas permainan yang ditawarkan. Mulai dari slider yang bisa dinaikin sendiri (dengan pengawasan orang dewasa tentunya), tangga-tangga panjat, tight rope, ayunan, sampai penyewaan sepeda pun ada ;) Dengan lumayan banyaknya pilihan aktifitas yang ada, kayanya ga ada kolam renang pun gapapa deh jadinya.


Berikut beberapa foto lainnya dari Lembah Bougenville Resort:
detail villa
Villa Rexi terletak persis di sebelah pintu masuk resort (tuh yang ada kaya jembatan hijau itu pintu masuk resortnya)
Tamu resort sedang olahraga pagi, ada yang bawa raket badminton, ada yang jalan di batu refleksi, dll
Area bermain untuk anak
Slider yang bisa dipakai untuk anak maupun dewasa (beda sama flying fox yah)
Sambil duduk di ayunan di samping villa Rexi sambil ngeliatin view ini ;)
Lapangan bola / rumput kecil di sebelah villa Rexi, berasa lapangan pribadi ;)


Info selengkapnya bisa dilihat disini ya:

Telp. 022 70840660 – 022 70845494
email : info{at}lembahbougenville.com



See you on my next post!