Showing posts with label Museums. Show all posts
Showing posts with label Museums. Show all posts

Places : Museum Geologi, Bandung

Saturday, November 26, 2016


Udah baca itinerary Bandung 1-Day-Trip saya di post yang ini kan? Nah post kali ini khusus membahas tentang Museum Geologi Bandung yang lokasinya di dekat Gedung Sate :)

Jadi waktu itu ceritanya kita sekeluarga lagi ke Bandung, tapi datengnya gak barengan. Trus kita janjian mau ketemuan di Yoghurt Cisangkuy. Kebetulan di dekat Yoghurt Cisangkuy ada Museum Geologi yang selama ini sering banget saya lewatin dari jaman saya kuliah dulu, namun gak pernah saya datengin.

Nah kebetulan dari semenjak jaman kuliah di Bandung dulu tuh saya memang selalu penasaran sama Museum Geologi ini berhubung saya memang anaknya demen museum (;p). Tapi karena judulnya "Geologi" maka dulu itu saya pikir isinya hanya tentang batu-batuan saja. Buat saya topik "batu" gitu kurang menarik, dan lagipula jaman kuliah dulu mana kepikiran ngajak temen se-gank ke museum batu, yang ada kalau pergi sama teman se-gank ya jalan ke Dago Atas atau nongkrong di cafe/club sampe pagi buta malem hihihi..

Anyway, lanjut ke cerita saya, pas tau kita mau ngumpul di Cisangkuy yang notabene cuma 5 menit jalan kaki dari Museum Geologi, maka saya pun usul ke hubby K untuk mampir sebentar lihat-lihat Museum Geologi ini sebelum berkumpul di Yoghurt Cisangkuy dengan yang lainnya (demi menghapuskan rasa penasaran saya semata hehe). Kebetulan hubby K juga anaknya seneng museum, jadi dia oke-oke aja saya ajak ke museum batu-batuan ini (;p).

Berikut ini saya akan menceritakan seperti apa sih dalamnya Museum Geologi Bandung itu. Kali aja ada diantara kalian yang juga penasaran kaya saya dulu. Sering lewatin gedungnya tapi nggak pernah masuk hehe.. Dan ternyata isinya kaya gini nih ...

Oya, sebelumnya maaf ya for the poor quality pictures. Maklum ini kan perginya tahun lalu dan waktu itu masih pake hp yang lama jadi kualitas photo nya masih kurang gimana gitu deh hehehe



Nah, ini tampak depan Museum Geologi Bandung. Bagian luarnya sih oke ya, apalagi didukung oleh desain gedung dengan arsitektur lama ala Belanda, jadinya gedungnya terlihat otentik dari luar. Hubby K sempat foto-foto nih di pintu depannya. Oya disebelah kiri pintu utama ada souvenir shop nggak jauh dari situ. Sebagai seorang shopaholic sejati yang selalu harus punya cinderamata saya malah masuk duluan ke gift shop nya sebelum masuk ke dalam museumnya hihihi Tapi ternyata isinya nggak ada yang menarik. Tokonya juga kecil pisan jadinya pilihan gifts-nya terlihat hanya seadanya saja. Sayang banget sih, padahal kalo dikelola dengan manis pasti lumayan lah ada omzet, mengingat yang mengunjungi museum ini ternyata cukup ramai juga lho. Waktu saya kesana ada beberapa rombongan dari sekolah dan entah darimana lagi, yang sedang berkunjung ke museum. Saya pikir museum ini bakalan sepi, eh ternyata nggak juga..

Tiket masuknya sih murah kok, seperti harga tiket masuk museum lainnya di Indonesia, harga nya berkisar antara 3000-5000 rupiah saja (saya lupa tepatnya berapa tapi pokoknya sekitar itu lah). Menurut website resmi-nya, gedung Museum ini diresmikan pada 16 Mei 1929. Peresmian ini juga bertepatan dengan pembukaan kongres Ilmu Pengetahuan Pasifik ke-IV yang diselenggarakan di Institut Teknologi Bandung. Gedung ini berfungsi sebagai perkantoran yang dilengkapi dengan sarana laboratorium geologi dan juga museum untuk menyimpan dan memperagakan hasil survei geologi. Awalnya dulu memang ada beberapa meteorites yang jatuh di daerah Bandung sehingga kemudian didirikanlah laboratorium geologi beserta museum-nya.

Begitu masuk melalui pintu utama gedung kita akan langsung disambut oleh instalasi kerangka fosil dinosaurus (kayanya sih sejenis Mammoth deh kalau dilihat dari taringnya - maaf saya lupa foto keterangannya waktu itu). Jadi ternyata di museum geologi ini nggak hanya ada batu-batuan mineral saja tetapi juga ada kerangka fosil (baik hewan dan tumbuhan).

Museum-nya terbagi menjadi beberapa ruangan tetapi karena saat itu museum sedang ramai jadi saya nggak bebas foto-foto karena terlalu banyak pengunjung. Yang saya ingat sih kalau dari pintu utama kita bisa bergerak ke ruangan-ruangan di sebelah kanan dan kiri, dan bisa juga naik ke lantai dua. Kalau lantai bawah difokuskan untuk display berbagai macam fossil hewan dan dinosaurus serta sejarah fosil tumbuhan, maka lantai dua adalah area khusus untuk display batu-batuan.


Berikut ini adalah beberapa foto ruangan display yang ada di lantai bawah :


Plang prasasti peresmian gedung di tengah tangga menuju lantai dua :


Berhubung saya senang sejarah dan senang dinosaurus jugak (hehe) jadi saya menghabiskan waktu paling lama ya di lantai bawah ini. Semua display saya bacain satu-satu (;p). Display dinosaurus juga ada yang dibuat replika-nya jadi tidak hanya tulang belulang saja isi display-nya. Sebenarnya isinya lumayan banyak, hanya saja informasi tiap display kurang detil khususnya di area fossil binatang besar, dan ruangannya kurang luas sehingga banyak display yang terlihat seperti hanya dikumpulkan di satu sisi begitu saja. Jadinya seperti terlihat "too crowded" display-nya sehingga agak sulit untuk lihat detil-nya. Kalau saja pengaturan display bisa lebih manis dan ruangan yang disediakan bisa lebih luas jadi kesannya display nggak saling tumpuk. But overall, yah lumayan lah ada yang bisa dilihat.

Di lantai dua, seperti yang saya bilang tadi, adalah tempat untuk display batu-batuan dan mineral alam. Walaupun ruangannya seluas lantai dasar namun ruangan yang dipakai untuk display di lantai dua ini hanya dua ruangan di sisi kiri dan kanan tangga saja, sementara area tengah tepat di depan tangga hanyalah ruangan kosong. Mungkin sedang tahap renovasi dan mudah-mudahan kedepannya segera dirombak dan diperbaiki sehingga lebih menarik lagi.


 Suasana di Lantai dua museum :


Suasana yang lebih "modern" di lantai dua :


Di area batu-batuan dan mineral ini saya yang tadinya sempat pesimis karena nggak suka batu-batuan akhirnya jadi menghabiskan waktu lumayan lama juga di lantai dua ini. Hal ini dikarenakan adanya display interaktif yang modern yang menceritakan tentang bagaimana batuan terbentuk, juga bagaimana bisa terjadi tsunami, dan hal lain sebagainya yang menyangkut geologi dan bentuk bumi. Display di lantai dua ini juga lebih menarik dari lantai satu karena terlihat sudah di-update dengan teknologi interaktif dan visual display yang lumayan bikin saya yang tadinya gak tertarik jadi tertarik juga baca-baca tentang batu-batuan hehe

Area interaktif tersebut berada di satu ruangan, sementara di ruangan satunya lagi hanya ruangan display bebatuan saja. Tetapi secara visual display-nya cukup menarik dan keterangannya cukup lengkap. Sayangnya karena waktu itu terlalu ramai dengan banyaknya rombongan sekolah maka saya tidak dapat menikmati area display dengan nyaman. Dan nampaknya masih ada beberapa bagian yang sedang tahap renovasi juga sehingga membuat saya berharap museum ini akan lebih keren lagi nantinya.

Oya, jam buka museum adalah hari Senin-Kamis (jam 08.00 - 16.00) dan Sabtu-Minggu (jam 08.00-16.00). Museum tutup di hari Jumat dan hari libur nasional. So make sure kalau mau berkunjung jangan di hari Jumat yah ;)

Oya, di website Museum Geologi juga ada virtual tour nya loh! Jadi kalian bisa lihat seperti apa kira-kira dalamnya museum geologi ini. Click disini untuk ke website museum (dan scroll ke kanan bawah untuk virtual tour). Kalau dilihat dari foto-foto di websitenya sih kayanya ruangannya udah selesai di renov, yayy!


Jadi, worth it nggak ke museum geologi?
Ya kalau kamu suka museum sih lumayan lah buat nambah-nambah ilmu.
Kalau kebetulan ada jeda waktu sebentar yang nggak tau mau ngapain, bisa juga mampir kesini untuk sekedar ngisi waktu daripada bengong di pinggir jalan.
Tapi kalau nggak terlalu suka museum sih ya mending ke tempat hiburan lain aja, karena Bandung kan sekarang juga macet jadi perlu dihitung-hitung lah waktunya, apalagi kalau cuma sehari doang di Bandungnya ya kan?

Untuk review selanjutnya saya akan bahas tentang Dusun Bambu (walaupun udah telat yeh,udah nggak terlalu booming lagi kayanya hihihi). Tapi gapapa deh, itung-itung upload foto buat disimpen di dunia maya :)


So, see you in my next post !


Cheers,

East Java (Surabaya, Madura, Malang) Trip : Part 3 - Jatim Park 2 Museum

Tuesday, March 29, 2011


Note: This is a photo loaded post.

Okay, after you've read the 1st and 2nd part, and then an extra 2nd part of my holiday trip on previous posts, here is the last post of my mini vacation series (part 3)

Previously:
On Part 1 we went to Surabaya and Madura and headed out to Batu, Malang at night.
Part 2 is about the Jatim Park 2 where there's a hotel, a zoo, a giant ferris wheel, and a museum in one complex.
On Part 2 - Extra there are some extra highlights photos of the zoo trip.
And now on Part 3 I'm gonna tell you about the Museum. 
Sadly we didn't get to try the giant ferris wheel or else there will be Part 4 here - LOL. 
And the same as yesterday, I will do this post in 2 language version.

------------------------------

Kalau kalian baca post saya yang kemarin dan kemarinnya lagi, kalian pasti udah ngeh kalau Jatim Park 2 itu adalah entertainment complex yang isinya hotel pohon, kebun binatang modern, museum satwa modern, dan bianglala raksasa. Nah kemaren-kemaren kan udah ngebahas soal Kebun Binatang nya yang namanya Batu Secret Zoo, sekarang giliran ngebahas museumnya yang juga nggak kalah keren dan nggak kalah modern-nya!

Museum Satwa ini letaknya persis di sebelah hotel "Pohon Inn" tempat kami menginap, bentuk gedung museumnya aja udah khas banget, gedungnya mengambil bentuk gedung historikal jaman dulu, lengkap dengan pilar-pilar besar dan tinggi di bagian depannya. Agak-agak kaya di Yunani gitu deh :) Trus di sisi gedungnya ada patung gajah raksasa. Di sebelah satunya lagi ada bianglala raksasa. Walau baru ngeliat sekilas aja rasanya udah keliatan landscapenya megah banget.


If you read my post yesterday and the day before, you'd probably already know that Jatim Park 2 is an entertainment complex which include a tree hotel or "Pohon Inn" -where we stayed, a modern zoo, a modern widlife museum, and a giant ferris wheel. Well since I already talked about the zoo yesterday (which by the way named "Batu Secret Zoo"), now it's time to talk about the museum which is also as cool and as modern as the zoo!
 
The Wildlife Museum is located right next to the hotel, built in the form of a historical building, complete with large high pillars at the front. Then, on the side of the building there is a giant elephant statue. And on the other side is a giant ferris wheel. Even if you just saw a glimpse of it, you'll be awed by the magnificent feel of it.


Museum ini nggak seperti kebanyakan museum yang ada di Jakarta, yang walaupun sebenarnya isinya bagus dan edukatif tapi sayangnya kurang ditata dengan benar, plus lighting dan penempatan barangnya yang terkesan asal sehingga malah lebih sering bikin takut dan bikin males pengunjung daripada bikin pengen liat. Tapi hal kaya gitu nggak ada di Museum Satwa Jatim Park 2 ini. Museum ini nggak ada serem2nya, malah besar, megah, keren, dan bikin betah! Gimana nggak betah kalau di ruangan pertama nya aja kaya gini.. (see below pic)

The museum is not like most museums in Jakarta which although it actually has great exhibits and quite educative, but unfortunately not managed professionally. Plus the lighting and placement of things are mostly reckless so it scares potential visitors rather than makes them want to come and see. But that's not the case in this Jatim Park 2 Wildlife Museum. Here, the museum is not scary or dreary at all. It's large, stately, comfy, and very very awesome! How can you say it's not awesome when you see this on the first exhibition room at the lobby :
From left: My bro, my cousin from Surabaya, Mom, Dad, Me and hubs

Yep, just like a scene from the movie "The Night At The Museum"! 

Mirip banget kan sama museum Metropolitan yang ada di film "The Night At The Museum?"


Kalau aja di Jakarta ada museum sekeren ini saya yakin pasti banyak anak-anak yang merengek-rengek pengen dibawa kesini daripada ke mall, mending juga dibawa ke museum deh daripada ke Timezone (uhuk!)

There's nothing like this in Jakarta. If only there's a museum as amazing as this in Jakarta I bet all the kids would flock here instead of the malls and games centre like Timezones :(

We love dinosaurs! But only the ones that eat veggies, not the T-rex ;p
This is near the front entryway of the museum. There's a giant bird cage in the center (and an antique vespa in the wall!). I like to call this a bird's love nest hehe ;)

Benda-benda yang dipamerkan disini adalah replika hewan dari seluruh dunia. Kayanya sih sebagian ada yang replika, sebagian lagi dibuat dari hewan beneran yang diawetkan. Ukurannya sesuai ukuran aslinya. Yang unik adalah penempatan replika/patung hewan nya yang bener2 mirip museum Metropolitan di Amerika sana (nonton lagi deh film "The Night at The Museum" kalo udah lupa hehe). Jadi replika/patung hewannya itu ditaruh di dalam dinding kaca lebar yang pinggirnya diberi frame, jadi kaya lukisan hidup gitu. Saya sih nyebutnya "jendela kaca". Dan di tiap "jendela" ini desainnya beda-beda karena disesuaikan dengan hewan yang bersangkutan, sesuai dengan habitat asli mereka. Misalnya kambing gunung dengan desain background ala tepian bukit, antelope dengan desain bakcground ala padang afrika, gitu deh (liat foto di bawah). Keren banget deh pokonya. I love museum, especially if the museum is like this one :D


The objects on display here are replicas of animals from around the world. I think some of them are replicas, and some other are statues made from preserved real animals. The replica's size is based on the original size of the animal. The unique placement of replicas / statues really resemble the Met Museum in America (you can watch the movie "The Night at the Museum" again incase you forgot hehe). So the replica / statue of the animal was placed inside a wide glass wall with framed edges, it looks like real life paintings. I call it "glass window". And every "glass window" is designed to picture the animal's original habitat (see below pics). It was so very cool. I love museums, especially if the museum is like this one: D



This is what the inside of the museum looks like. All the animals replica/statue are inside the big windows on the left. Every "frame" include one or two animals, complete with the animal's original habitat as individual background. Really really picturesque!

Ada satu bagian pameran di museum ini yang saya lewatin cepat2, yaitu exhibit ini:
There's only one exhibition that I didn't want to browse in this museum, and that exhibit is this one:

Idih pameran serangga! Saya paling kesel, jijik bin takut sama yang namanya serangga alias bugs alias apalah itu yang item item kecil bersungut dan berkaki banyak / tipis-tipis, hiiiiiiyyyyyy..... ogah banget deh nengok exhibit ini lama-lama, ngeliat sekilas banyak binatang warna coklat gelap dan hitam kecil-kecil di dinding ini aja rasanya udah parno, ih gila banget deh! Kecoa dan sebangsanya, paling takut eykeee.. Saya kan phobia kecoa ;p

OMFG, the bugs exhibit! Ugh, I hate bugs, and I hate them so much. I don't like their sneaky little dark-colored  bodies with some kind of antennae or tiny little feet, hyuuucckkk.... just shoot me and drop me dead. Just a glimpse of that wall full of dark-colored critters and God knows what else, I'm outta there! I hate cockroaches and friends, I'm cockroachphobic ;p Even typing the word "cockroach" makes me giddy and .. ugh, blurgh, scary little thing..

---------------------

Tapi yang bikin surprise adalah papa saya. Papa saya yang juga penyayang binatang fanatik ternyata berhenti paling lama di exhibit serangga ini. Beliau ngeliatin dengan seksama setiap dinding yang penuh serangga aneh-aneh itu, trus seperti terkagum-kagum dan menikmati mempelajari serangga yang segitu macam ragamnya. Saya malah baru tau kalo papa saya ternyata ada ketertarikan khusus sama serangga (kalo di film Naruto beliau pasti jadi si Aburame Shino hehe). Ternyata nggak menjamin kita kenal seseorang seutuhnya walaupun kenal dekat dan bahkan tinggal serumah selama bertahun-tahun ya, pasti ada hal-hal yang kita nggak tahu dan baru ketauan.

What surprise me is my dad who is also a frantic animal lover, he stopped at this bugs exhibit a lot longer than the rest of us. I saw him stopped by every wall, admiring the various scary little things and enjoying himself. I just found out this fact about him, that he actually has a strong interest with bugs and critters, ha! You never knew someone fully even if you live with them and known them for your entire life!


Well i did find something I like from the Bugs exhibit:
Butterflies...
These are my mom's favorites. She adores the metallic shines that these butterflies has on their wings. Yes, these butterflies has shiny sparkly metallic colors on their wings which are sooo pretty in real life (well, i never seen them in real life, i just saw them on the exhibit's wall and they look so pretty like that ;p)
Oke deeeeh, udahan ngomongin exhibit serangga dan kawan2nya, mari pindah yuuk.
Okay let's move on from the Bugs exhibit now, shall we?

These are some highlights photos from the museum:
My brother and his new pet ;)
Wolf to Man: "Yo man, did you just spank me in the rear? how dare you! You just wait til daddy wolf hear this"
oh, just the 3 of us .. me, my husband, and my tiger.
Bear to Tree: "Hello Mama Bear, I finally found you, give me a hug.."
Fox to Bear: "Oh man! Here we go again ..."

Me and ma dad .. we both love red apparently :) and polar bears! I call them "Polly" :p
hubs being silly with the giraffes ..
And my fave photos from the museum:
I think this one is a leopard not a cheetah, they do look very similar though, what differs them are the spots.(walaupun mirip tapi leopard sama cheetah beda loh, bintik-bintik hitamnya itu beda bentuknya antara cheetah sama leopard).
And since I'm a Leo (lion) in zodiac so here's a Lion for you! :D

Entah kenapa ya, setelah melihat aslinya dari dekat, diantara semua keluarga singa / harimau / cheetah / leopard / panthera dll itu nggak tau kenapa menurut saya yang paling serem penampakannya itu Singa. Kalo harimau cenderung lucu karena mukanya mirip kucing banget, kelakuannya juga mirip kucing banget. Sementara kalo leopard/cheetah dan sebangsanya juga masih mirip kucing dan karena motif tutul2nya bagus jadi malah keliatan ganteng, nah kalo singa tuh ga tau kenapa dari perawakannya aja udah serem, apalagi singa jantan yang pake surai-surai panjang di sekeliling mukanya itu. Udah gitu dia kan ngga banyak bergerak, cuma duduk diam di singgasana, ngeri loh bawaannya, emang pantes banget deh kalo julukan si Raja Hutan tuh diperuntukkan buat dia. (kecuali kalo singa nya kaya bapaknya Simba di The Lion King ya, itu mah lucu hehe).



Dan berakhirlah liburan kami di Jawa Timur. Sebenarnya kami masih nginep satu hari lagi sih di Malang tapi kegiatannya cuma temu keluarga sama jalan-jalan keliling kota aja, lagian kalo ikut diceritain juga disini nanti post nya nambah lagi jadi 5 part haha So anyway, ini foto landasan dari bandara di Malang, katanya sih bandara aslinya lagi di renov atau mau dibikin baru atau apa gitu saya lupa, jadi kita berangkat pulang ke Jakarta dari bandara semi darurat gitu, kaya bandara nya AURI gitu loh. *penting bgt yak?!*

Yah pokonya kita semua Alhamdulillah have fun dan dapet banyak pengalaman serta pengetahuan baru. Yang belum pernah ke Jatim Park 2 saya saranin mending liburan keluarga kesana deh, apalagi kalo emang seneng binatang, pasti bahagia banget disana hehe

So, sampai jumpa di cerita liburan berikutnya ya! :D


And so we ended our vacation in East Java.. Actually we stayed for another night in Malang city but our activitites was just visiting families and exploring the city a little bit, and if I had to tell you all about it then there would be "Part 5" hahaha.. So anyway, this photo is from the airport runway in Malang.


All in all, i thank my God for all the fun and quality time that me and my family have been enjoying, and we also gain new knowledge and experiences. For those of you who had never been to Jatim Park 2 in East Java you better go visit it for your next family vacation, especially if you're an animal lovers, I highly recommend it hehe

See you at the next holiday story! : D


------------------------

PS: Feel free to email me if you want to ask something ;)


Click here for My Holiday Trip - Part 1
Click here for My Holiday Trip - Part 2
Click here for My Holiday Trip - Part 2 (Cont..)
Click here for My Holiday Trip - Part 2 Extra

 
Credits: All photos on this holiday trip series are taken either by me, hubby, or my brother.
 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS